Karakterisasi Sabun Padat Berbahan Dasar Minyak Jelantah Dengan Penambahan Serbuk Daun Sirih Hijau (Piper Betle L)

Main Article Content

Ika Kusuma Nugraheni
Sauqi Rahman
Yuliana Ningsih

Abstract

Minyak jelantah adalah minyak limbah yang berasal dari tumbuh-tumbuhan yang digunakan sebagai minyak goreng. Minyak jelantah dapat dimanfaatkan kembali dengan proses pemurnian dan dimanfaatkan dalam pembuatan sabun dengan proses saponifikasi menggunakan basa (KOH atau NaOH). Berdasarkan hal tersebut dilakukan penanganan limbah minyak jelantah dengan pemanfaatan sebagai bahan baku pembuatan sabun padat. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan karakterisasi mutu sabun padat minyak jelantah dengan penambahan serbuk daun sirih hijau dan menganalisis kemampuan antibakterinya. Metode penelitian dilakukan melalui analisis ekperimental dengan variasi penambahan serbuk sirih dalam pembuatan sabun padat. Minyak jelantah sebagai bahan dasar dimurnikan dengan penambahan NaOH 30% serta penambahan bleaching earth. Sedangkan serbuk daun sirih diproses dengan penghalusan dan disaring dengan ukuran 500 mesh. Proses pembuatan sabun padat dengan penambahan asam stearat, propilen glikol, gliserin, etanol serta Tetra Etil Amina (TEA). Karakterisasi sabun padat dilakukan dengan pengujian yang meliputi parameterer kadar air, jumlah asam lemak, alkali bebas, asam lemak bebas, minyak mineral, stabilitas busa, uji keasaman (pH), dan uji anti bakteri. Berdasarkan hasil karakterisisasi yang dilakukan, nilai asam lemak bebas,  minyak mineral, stabilitas busa pada seluruh variasi sampel telah memenuhi SNI Sabun padat (SNI 06-3532-1994). Batas nilai alkali bebas tidak terpenuhi pada sampel dengan variasi serbuk daun sirih tertinggi, sedangkan nilai derajat keasaman (pH) menjadi meningkat hingga melebihi ambang batas dengan adanya penambahan serbuk sirih. Uji antibakteri menunjukkan semakin besar penambahan serbuk sirih, maka semakin baik dalam kemampuan antibakterinya.

Article Details

Section
Articles

References

Aznury, M., Hajar, I. & Serlina, A., 2021. Optimasi Formula Pembuatan Sabun Padat Antiseptik Alami dengan Penambahan Ekstrak Daun Sirih Hijau (Piper Betle L). Jurnal Kinetika, 12(01), pp. 51-59.

Badan Standarisasi Nasional, 2016. Standard Nasional Sabun Mandi. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

Badan Standardisasi Nasional. 1994. SNI 06-3532-1994 Standar Mutu Sabun Mandi. Dewan Standardisasi Nasional. Jakarta.

Hartono, R. & Suhend, E., 2020. Pemurnian Minyak Jelantah dengan Menggunakan Steam pada Kolom Vigrek dan Katalis Zeolit Alam Bayah. Jurnal Integrasi Proses, 09(01), pp. 20-24.

Khuzaimah, S. 2018. Pembuatan sabun padat dari minyak goreng bekas ditinjau dari kinetika reaksi kimia. Ratih: Jurnal Rekayasa Teknologi Industri Hijau, 2(2), 11.

Marfuah, L.-L. A., & Azidzah, D. N. (2021). Sosialisasi Manfaat Dan Pembuatan Hand Sanitizer Alami Dengan Daun Sirih Dan Jeruk Nipis Sebagai Upaya Pencegahan Penularan COVID-19 Di Desa Jaticempaka. Proceedings UIN Sunan Gunung Djati Bandung (pp. 133-147). Bandung: UIN Sunan Gunung Djati .

Novita Carolia, & Noventi, W. (2016). Potensi Ekstrak Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) sebagai Alternatif Terapi Acne vulgaris . Majority, 140-145.

Rita, W. . S., Vinapriliani, N. P. E. & Gunawan, I. W. G., 2018. Formulasi Sediaan Sabun Padat Minyak Atsiri Serai dapur (Cymbopogon citratus DC.) Sebagai Antibakteri Terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Cakra Kimia (Indonesian E-Journal of Applied Chemistry), 06(02), pp. 152 - 160.

Susanti, M. M., & Juliantoro, B. T. (2021). Analisa Karakteristik Mutu Sabun Padat Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia Mangostana L.) Berbahan Dasar Minyak Jelantah. Jurnal Farmasi, 25-34.

Wulandari, R., Nugraheni, I. K., & Kiptiah, M. (2023). Betel leaf extract as an anti-bacterial agent in solid soap formulation and characterisation . Jurnal Pijar Mipa, 436-441.